Inisiatifnews – Innalillahi wa Inna Ilaihi Raajiun. Berita duka datang dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Dimana, Adik kandung Raja Sri Susuhunan PB XIII Hangabehi, GKR Galuh Kencana meninggal dunia pada hari Kamis (31/10/2019) sekitar pukul 09.30 WIB, di RSU Kasih Ibu Surakarta.
Sebelumnya memang dikabarkan, almarhumah GKR Galuh Kencana memang telah lama sakit.
“Innalillahi wa innailaihi rojiun. Telah meninggalkan kita semua GKR Galuh Kencana. Beliau meninggalkan kita semua jam 09.30 Waktu Indonesia Barat di Rumah Sakit Kasih Ibu. Meninggal dalam usia 69 tahun,” ungkap salah satu kerabat Keraton Surakarta Inunk kepada wartawan, Kamis (31/10).
Berdasarkan rencana dari keluarga, jenazah akan dikebumikan ke Astana Imogiri Yogyakarta, Jumat (1/11/2019).
Putri ke 4 mendiang PB XII itu akan diberangkatkan dari Sasana Mulyo Keraton Surakarta. Sebelumnya akan dilakukan upacara penghormatan terakhir oleh Abdi Dalem, Sentono Dalem, dan para kerabat.
“Insya Allah Jenazah di berangkatkan besuk hari Jumat tanggal 1 November jam 10.00 WIB pagi dari Sasana Mulyo,” ujarnya.
GKR Galuh Kencana lahir 23 Maret 1960, meninggal 31 oktober 2019. Dia adalah Putri ke 2 dari Kanjeng Ratu Ageng, KRAy Pradoponingrum. Almarhumah merupakan adik kandung dari PB XIII (Hangabehi).
“Bahwa besok prosesi upacara dimulai jam 09.00 pagi di Sasana Mulyo dan rencana jenazah di berangkatkan jam 10.00 pagi. Namun besar kemungkinan sebelum jam 10 sudah di berangkatkan menuju Pajimatan Imogiri Bantul Yogyakarta,” jelasnya.
Inunk juga menyampaikan bahwa Raja PB XIII Hangabehi telah datang melayat adiknya yang disemayamkan di Sasana Mulyo. Diharapkan pertemuan adik dan kakak ini membawa angin segar bagi keluarga keraton Surakarta.
“Tadi sore pukul 16.00 WIB PB XIII (Hangabehi) kakak kandung GKR. Galuh Kencono datang melayat adiknya di Sasana Mulyo. Pertemuan antara adik dan kakak. Muda-mudahan ini dapat menjadi awal yang baik,” ujarnya.
Jenazah saat ini disemayamkan di Sasana Mulyo dan juga sudah disalatkan. Imam Salat Jenazah oleh ulama kraton KRT. Setiyono Dipuro dilanjutkan pembacaan doa.
GKR. Galuh Kencono meninggalkan empat orang anak yakni K.R.M.H. Joyo Adilogo, K.R.M.P. Ginda Ferachtriawan, Giri Notolegowo, dan B.R.Ay. Salindri Kusuma Dyah Ayuningrum. K.R.M.P. Ginda Ferachtriawan, merupakan anggota DPRD Surakarta dari fraksi PDIP.
Sementara itu halaman Sasana Mulyo Keraton Surakarta telah dipenuhi karangan bunga ucapan belasungkawa dari berbagai instansi. Termasuk Walikota-Wakil Walikota dan dari kerabat koleganya. []
