PKS: Mau Lihat Wajah Presiden, Lihat 10 Capim KPK

Muhammad Nasir Djamil
Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil. [foto : Inisiatifnews]

Inisiatifnews – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Nasir Djamil menilai bahwa semua pihak agar mempercayakan hasil seleksi Pansel Capim KPK yang telah memilih 10 nama dari tes yang dilakukan. Apalagi 10 nama yang terjaring adalah juga restu dari Presiden Jokowi sebagai kepala pemerintahan.

“Sudah bagus, beliau (Presiden) juga sudah meminta intel dari Kejaksaan dan Kepolisian untuk memverifikasi nama-nama dan isu-isu miring yang beredar terkait dengan beberapa capim KPK,” kata Nasir Djamil ketika ditemui di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019).

Bacaan Lainnya

Baginya, tidak perlu ada lagi yang perlu dipersoalkan. Sebaiknya semua pihak percaya saja dengan Presiden Jokowi dalam memilih 10 nama capim KPK tersebut.

“Dan apa lagi yang mau kita respon. Apa kita mau tidak percaya kepada Presiden?,” ujarnya.

Nasir Djamil juga mengharapkan agar masyarakat yang meragukan capim KPK agar tidak terlalu larut. Karena mereka adalah pilihan Presiden dari sekian banyak yang mendaftarkan diri ke Pansel Capim KPK, Djamil menilai 10 orang itu salah satu indikator wajah Presiden Jokowi untuk ekspektasinya terhadap lembaga antirasuah ke depan.

“Karena itu 10 capim KPK ini sebenarnya wajah dari Presiden. Jadi kalau mau melihat wajah Presiden, lihatlah 10 capim KPK itu,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Nasir Djamil juga mengatakan bahwa siapapun yang sudah dipilih Presiden melalui Pansel Capim KPK agar dapat dihormati hak mereka. Publik tidak seharusnya menghakimi sepihak harkat dan martabat mereka yang sudah dipilih oleh Presiden itu.

“Pada prinsipnya orang itu berhak dijaga harkat dan martabatnya. Karena itu penghukuman lewat opini menurut kami juga tidak tepat,” tandasnya.

Karena betapapun, DPR akan memilih 5 dari 10 nama yang disodorkan Presiden. Dan mereka itulah yang dianggap terbaik dari yang ada.

“Silahkan Presiden ajukan 10 nama, tapi kita di DPR yang akan menyaringnya lagi,” tutup Djamil.

Perlu diketahui, bahwa Presiden Joko Widodo sudah mengirim surat yang berisi nama 10 calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ke DPR RI. Hal ini pun dibenarkan oleh Sekjen DPR Indra Iskandar.

“Sudah (diterima), siang tadi sampainya (di DPR),” kata Indra.

Indra menyebut, 10 nama yang ada dalam surat itu persis seperti nama-nama yang diumumkan oleh Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK.

Berikut adalah 10 nama Capim KPK yang disetujui Presiden untuk diseleksi lagi di DPR RI.

1. Alexander Marwata (Capim KPK Petahana)

2. Irjen Pol Firli Bahuri (Kapolda Sumatera Selatan)

3. I Nyoman Wara (Auditor Utama Investigasi Badan Pemeriksa Keuangan / BPK)

4. Johanis Tanak (Direktur Tata Usaha Negara pada Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung)

5. Lili Pintauli Siregar (Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban / LPSK)

6. Luthfi K Jayadi (Dosen Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Malang)

7. Nurul Ghufron (Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember)

8. Nawawi Pomolango (Hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Denpasar Bali)

9. Roby Arya Brata (Asisten Deputi Bidang Ekonomi Makro, Penanaman Modal, dan Badan Usaha pada Kedeputian Bidang Perekonomian Sekretariat Kabinet / Setkab)

10. Sigit Danang Joyo (Kepala Sub Direktorat Bantuan Hukum Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan)