Febri Harap Pimpinan KPK Baru Aware ke Rakyat

panji pragiwaksono dan febri diansyah
Courtesy Youtube.

Inisiatifnews – Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menilai bahwa peran rayat sangat penting bagi KPK dalam menjalankan tugas-tugasnya. Karena menurutnya, rakyat lah yang sejatinya merupakan pemilik dari lembaga antirasuah itu.

“Poin yang paling penting saya kira adalah, jangan sampai ada pikiran-pikiran para pejabat publik yang mereduksi masyarakat sebagai aktor ketiga atau aktor lain dari KPK,” kata Febri dalam sesi dialog dengan Panji Pragiwaksono di channel Youtube.

Bacaan Lainnya

“Undang-undang sendiri kan mengatakan bahwa pemberantasan korupsi dengan pelibatan masyarakat, KPK bertanggungjawab kepada masyarakat. KPK tidak diatur bertanggungjawab dengan Presiden, tidak diatur bertanggungjawab dengan DPR, tidak diatur bertanggungjawab kepada MPR, DPD atau lembaga lainnya,” imbuhnya.

Maka dari itu, siapapun yang terpilih menjadi Komisioner KPK periode-periode selanjutnya agar memiliki kepekaan dan kesadaran terhadap posisi lembaga antirasuah itu di mata publik. Yakni dengan menjalankan tugas sebaik-baiknya dan tidak malah ikut melakukan pelanggaran hukum, apalagi korupsi.

“Harapannya di KPK jilid berikutnya, 5 orang pimpinan KPK juga aware sekali dengan posisi KPK di mata publik,” harapnya.

Bagi Febri, karena pertanggungjawaban KPK adalah kepada publik bukan kepada pejabat atau lembaga negara, maka peran masyarakat harus tetap ada dan kepercayaan mereka harus terus dijaga untuk melakukan tindakan pemberantasan pelanggaran hukum korupsi di Indonesia.

“Dukungan publik itu menentukan. Kalau publik atau masyarakat sudah meninggalkan KPK ya apalagi yang bisa dipertahankan dari KPK. Kalau dilihat orang-orang di internal KPK sudah transaksional dengan korupsi, apalagi yang bisa dipertahankan KPK,” ujarnya.

“Pengawasan publik inilah yang membantu kami bekerja di sini,” tutup Febri.

Perlu diketahui bahwa saat ini 10 orang Capim KPK hasil seleksi dari Panitia Seleksi (Pansel) sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo untuk dilakukan fit and propertest di DPR RI. Nantinya dari 10 nama yang lolos seleksi Pansel akan dipilih 5 terbaik untuk memimpin KPK periode 2019-2023.

Berikut adalah 10 daftar Capim KPK yang akan diuji oleh DPR RI :

1. Alexander Marwata (Capim KPK Petahana)

2. Irjen Pol Firli Bahuri (Kapolda Sumatera Selatan)

3. I Nyoman Wara (Auditor Utama Investigasi Badan Pemeriksa Keuangan / BPK)

4. Johanis Tanak (Direktur Tata Usaha Negara pada Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung)

5. Lili Pintauli Siregar (Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban / LPSK)

6. Luthfi K Jayadi (Dosen Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Malang)

7. Nurul Ghufron (Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember)

8. Nawawi Pomolango (Hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Denpasar Bali)

9. Roby Arya Brata (Asisten Deputi Bidang Ekonomi Makro, Penanaman Modal, dan Badan Usaha pada Kedeputian Bidang Perekonomian Sekretariat Kabinet / Setkab)

10. Sigit Danang Joyo (Kepala Sub Direktorat Bantuan Hukum Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan)

[]

Temukan kami di Google News.