Inisiatifnews – Ketua Komisi KPK, Agus Rahardjo mengajak kepada seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam mengawal proses pemilihan Komisioner KPK yang baru.
Peran serta publik tersebut dikatakan Agus agar para calon pimpinan KPK terpilih dapat memenuhi harapan bersama dalam proses pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di negeri ini secara berkelanjutan.
“Saya, secara pribadi, sebagai Ketua KPK dan mewakili seluruh insan KPK, juga salah satu anak bangsa yang memiliki harapan agar Indonesia ke depan segera menjadi negara dan bangsa yang sejahtera, makmur, adil serta bebas dari korupsi,” kata Agus Rahardjo dalam keterangan resmi seperti diinformasikan melalui laman resmi InfoPublik, Kamis (5/9/2019).
Agus merasa bangga sebagai anak bangsa setelah dirinya membaca pemberitaan tentang sejumlah Guru Besar dari berbagai universitas yang mengirimkan surat pada Presiden RI dan meminta agar Presiden memilih calon Pimpinan KPK yang berintegritas dan tidak bermasalah.
“Terdapat setidaknya 20 Guru Besar dari berbagai universitas di Indonesia. Orang-orang yang kita percayai kredibilitas dan keluhuran budinya untuk bangsa ini, mari kita dukung dan kawal proses ini,” ujarnya.
Sebelumnya, menurut Agus KPK juga mendengar banyak sekali pernyataan sikap, baik secara visual pun lisan dari berbagai guru bangsa, diantaranya Ibu Shinta Nuriyah dan Buya Syafii Maarif yang bahkan bersedia datang ke KPK dan menyampaikan sikapnya pada Rabu, 28 Agustus 2019 lalu.
Esok harinya beruntun sejumlah tokoh seperti Ketua Umum PP Muhammadiyah Bapak Haedar Nasir, Ketua Umum PBNU Kyai Said Aqil Siradj dan banyak sekali tokoh-tokoh bangsa lain menyampaikan harapannya agar KPK diselamatkan dan proses seleksi Pimpinan KPK benar-benar dapat menghasilkan orang-orang berintegritas dan bukan orang-orang bermasalah yang jika dipilih bukan tidak mungkin akan merusak KPK dari dalam dan menghancurkan harapan pemberantasan korupsi ke depan.
Agus menuturkan, belum lagi berbagai aksi demonstrasi dan geliat suara-suara mendukung KPK dari berbagai daerah di Indonesia. Ada puluhan koalisi masyarakat yang bicara, satu koalisi mungkin dapat terdiri dari puluhan organisasi dan tokoh-tokoh di daerah masing-masing.
Ada juga tokoh-tokoh pemuka agama yang bersuara hingga organisasi mahasiswa bergerak dalam satu langkah bersama.
“Dari yang saya baca dan pahami, harapan dari semua pihak tersebut sederhana, agar Presiden memilih calon Pimpinan KPK yang berintegritas dan tidak bermasalah,” tutur Agus Rahardjo. []
