Peneliti LIPI Sarankan Jokowi Utamakan Menteri Ahli Dibanding Politis

jokowi nomor satu
Jokowi

Inisiatifnews – Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Syamsuddin Haris memberikan saran kepada Presiden terpilih yakni Joko Widodo untuk memilih para pembantunya di Kabinet Indonesia Kerja Jilid II karena faktor keahliannya.

“Saya usulkan, (menteri Jokowi) berbasis keahlian,” kata Syamsuddin, Jumat (19/7/2019).

Bacaan Lainnya

Persentase yang dapat dijadikan acuan bagi Syamsuddin untuk Jokowi adalah 60 persen lebih orienstasinya berdasarkan keahliannya, sisanya karena faktor latar belakang politiknya.

“Dalam pengertian sekitar 60 persen lebih (berorientasi) pada keahliannya ketimbang pada basis politiknya, 40 persen lebih ke basis politiknya dibandingkan keahliannya,” terangnya.

Pun demikian, kedua faktor yang menjadi orientasi tersebut harus juga mengedepankan sisi profesionalismenya.

“Baik berbasis politik maupun keahlian, menurut saya keduanya harus tetap profesional,” tegas Syamsuddin.

Di sisi lain, Syamsuddin juga memberikan saran penting lagi kepada Jokowi, agar porsi partai yang diajak bekerja di dalam susunan Kabinet adalah mereka yang berasal dari partai koalisi saja. Sementara mereka yang berasal dari partai non koalisi di Pilpres 2019 sebaiknya tetap berada di barisan penyeimbang sebagai upaya check and balances di luar kabinet.

“Pendapat saya kabinet itu diisi oleh partai pendukung pak Jokowi saja. Partai non pendukung pak Jokowi sebaiknya berada di oposisi saja karena kita butuh peran oposisi yang hebat,” ujarnya.

[NOE]