Husnul Khotimah Pak Topo

Sutopo
Sutopo Purwo Nugroho.

Inisiatifnews – Upacara pemakaman jenazah almarhum Sutopo Purwo Nugroho dihadiri ribuan pelayat. Ribuan pelayat, yang kebanyakan berseragam jingga khas BNPB ini, memenuhi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sonolayu, Boyolali, Jawa Tengah, tempat Kepala Pusdatin dan Humas BNPB ini berbaring peristirahatan terakhir Senin (08/07/2019).

Prosesi pemakaman dilakukan dengan semi militer. Upacara diinspekturi Kepala BNPB Letjen (TNI) Doni Monardo. Sebagai komandan upacara, Kurniawan Fajar Prasetyo, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Boyolali.

Bacaan Lainnya

Hadir Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat menemani Istri dan kedua anak Sutopo berserta kedua orang tuanya. Dalam sambutannya, Doni Monardo mengungkapkan, BNPB telah berusaha semaksimal mungkin membantu penyembuhan Sutopo. Dokter-dokter terbaik sudah dikerahkan.

“Pak Topo sangat luar biasa, yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kepentingan bangsa dan negara. Apa yang telah Pak Topo lakukan selama hidupnya, dalam keadaan yang sangat sulit, sakit, masih memberikan pelayanan publik yang terbaik, memberikan informasi kepada kalayak dan memberikan analisa-analisa atas peristiwa yang terjadi dan langkah-langkah apa yang perlu dilakukan,” kata Doni.

Seperti diketahui, Sutopo meninggal dunia Minggu (07/07) dini hari di Guangzhou, China. Ia meninggal sekitar 02.00 waktu setempat di Ghuangzhou Modern Hospital. Sutopo meninggal dalam perjuangannya melawan kanker paru-paru. Ia didiagnosis mengidap penyakit ini sekitar awal Desember 2017.

Sutopo yang dianugrahi Asian Of The Year 2018 itu lantas bertolak ke Guangzhou untuk pengobatan, pertengahan bulan lalu. Saat sebelum pergi ke China, Sutopo mengatakan bahwa kankernya sudah menyebar. Untuk itu ia meminta doa dan restu dari para netizen menjalani satu bulan pengobatan di Guangzhou.

Menanggapi kepergian Sutopo, hingga hari ini, media sosial Twitter masih berselimut duka. Tanda pagar #RIPSutopo, #RIPSutopoPN dan tagar sejenis masih ramai.  Ucapan belasungkawa deras mengalir untuk pria yang tak kenal lelah menginformasikan bencana dengan cepat ini. Salah satunya dari orang nomor satu di republik ini, Presiden Jokowi lewat akun Twitter dan Instagramnya.

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kita kehilangan seorang yang hidupnya didedikasikan untuk orang banyak. Sebagaimana yang pernah ia sampaikan: “Hidup itu bukan soal panjang pendeknya usia, tapi seberapa besar kita dapat membantu orang lain.” Selamat jalan Pak @Sutopo_PN,” tulis @jokowi.

Akun-akun resmi petinggi dan tokoh-tokoh juga mengungkapkan duka dan doa yang sama. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Selamat jalan, Pak Sutopo. InsyaAllah husnul khatimah. Terima kasih atas sumbangsih pengetahuannya bagi kita semua. #SelamatJalanPakSutopo,” kicau Gubernur DKI @aniesbaswedan senada dengan pendahulunya @basuki_btp. “Selamat jalan Pak @Sutopo_PN, seorang pejuang yang tangguh dan samgat berdedikasi. Terima kasih untuk semua pelajaran dan sumbangsihnya selama ini. Saatnya istirahat yang tenang.”

Sejumlah menteri Kabinet Kerja Jokowi juga berkicau untuk kepergian Sutopo. Salah satunya Menteri KKP lewat akunnya @susipudjiastuti. “Duka Cita yang mendalam, atas meninggalnya Bapak Sutopo Purwo Nugroho. Semoga almarhum diterima disisiNya. Keluarga yang ditinggal diberikan kekuatan.”

Eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD pun bersedih dan punya cerita tersendiri dengan pria yang dianggapnya sangat tegar ini. “Masih terbayang di benak dan terpateri di hati ketika, saat itu, dia mendekati saya dan bercerita dengan berbinar-binar tentang tugas dan penyakitnya. Luar biasa tegar. Selamat jalan Mas Sutopo. Engkau akan tenang di surga-Nya. Inna lillah wa inna ilaihi raji’un. Allahumma ighfir laka warhamka,” cuit @mohmahfudmd.

Penyanyi cantik yang dikagumi Sutopo, Raisa Andriana @raisa6690 juga tak kalah sedih. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Sutopo PN. Semoga beliau diterima di sisi-Nya. Aamiin,” kicaunya.

Ucapan belasungkawa dalam berbagai agama pun bertebaran. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita semua turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Sutopo Purwo Nugroho: sang Pahlawan Kemanusiaan. Almarhum sangat besar dedikasinya,” kicau @gsdewabroto disamber @divacrsa. “Pahlawan kemanusiaan, selamat jalan. Salam, avignam jagat samagram @Sutopo_PN,” tulisnya disambut @Jecovox. “Turut berduka cita sedalam-dalamnya, semoga Bapak Sutopo damai di surga, keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan juga ketabahan, amin.”

Ribuan netizen mengicaukan kembali kata-kata bijak Sutopo yang kerap diungkapkannya. “Kata-kata beliau yang sangat menginspirasi saya adalah “bukan seberapa lama kita hidup, tapi seberapa bermanfaatkah kita untuk orang lain”. Kebanggaan mBoyolali. #RIPpakSutopo #ripsutopo #RIPSutopoPN,” tulis @janmawonnn serupa dengan doa @galanggryn. “Dalam sakit, Bapak terus mengabdi kepada bangsa dan negara menyampaikan informasi kepada masyarakat bapak pegang sebagai tugas & tanggung jawab yang nyata. Sosokmu lah yang akan terus kami kenang sebagai seorang pahlawan kemanusiaan. Selamat Jalan Bapak @Sutopo_PN #ripsutopo.”

Sosok Sutopo memang tak pernah mengeluh. Kanker paru-paru stadium IV tak membuat Sutopo hanyut dalam kesedihan. Ia justru terus menyebar senyuman. Senyum dan tawa kerap diunggahnya di media sosial. Sutopo juga senantiasa memberi semangat bagi sesama pasien kanker dan masyarakat umum lainnya.

“Mau bagaimana lagi, saya jalani saja pengobatan kanker stadium IV B ini. Dengan penyakit ini saya justru mendapat pelajaran untuk selalu berusaha sebaik-baiknya, karena makna hidup bukan ditentukan lamanya tapi seberapa besar manfaat untuk orang lain,” begitu kalimat Sutopo dalam sebuah unggahan di Twiternya.

Foto-foto Sutopo yang tengah tersenyum pun kembali diunggah netizen, seiring dengan ucapan dan doa mereka untuk Sutopo. Pahlawan kemanusian ini, kini telah berpulang dengan senyuman. Sugeng kondur Pak Topo. (FMB)