Teddy Gusnaidi Tantang Anies dan Felix Nyatakan Patuh Pada Pancasila

teddy gusnaidi
Dewan Pakar PKPI, Teddy Gusnaidi.

Inisiatifnews – Pasca kehadiran Felix Siauw dalam kajian bulanan yang digelar oleh Korpri Pemprov DKI Jakarta di Masjid Fatahillah Balaikota DKI Jakarta kemarin, muncul banyak sekali kontroversi terhadap Anies Baswedan.

Betapa tidak, Felix yang diketahui adalah eks tokoh penting di organisasi yang telah dibubarkan oleh negara melalui putusan PTUN Jakarta yakni Hizbut Tahrir Indonesia itu, sangat bersikeras untuk memperjuangkan pendirian negara Khilafah di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Salah satu yang merespon adalah pegiat sosial media sekaligus Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi.

Melalui akun twitternya, Teddy malah menantang baik Anies Baswedan dan Felix Siauw secara bersama-sama menyatakan setia pada Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.

“Saya tantang @felixsiauw dan @aniesbaswedan menyatakan secara terbuka patuh pada ideologi Pancasila dan anti ideologi khilafah,” kata Teddy dalam akun twitternya @TeddyGusnaidi, Rabu (26/6/2019).

Dan menurut keyakinan Teddy, bahwa tantangan itu tidak akan berani dilakukan oleh Anies maupun Felix secara bersama-sama.

“Saya yakin, kalian berdua tidak akan berani,” ujarnya.

Perlu diketahui bahwa Felix Siauw sempat ditentang oleh banyak kalangan termasuk GP Ansor Jakarta Selatan. Mereka meminta agar kajian tersebut dibubarkan selama Felix tidak menyatakan setia pada Pancasila dan NKRI.

Hal ini seperti disampaikan oleh Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jakarta Selatan, Sulton Mu’minah.

Ia menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak mempermasalahkan kegiatan dakwah Felix Siauw. Hanya saja dengan catatan Falix harus mendeklarasikan pengakuan setia terhadap Negar Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Panasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia.

“Andai dia bersedia mengakui keluar dari Hizbut Tahrir dan mengakui NKRI serta pancasilanya, selesai sebenarnya,” kata Sulton kepada Inisiatifnews.com, Selasa (25/6).

Namun saat ditanya terkait dengan kontroversi tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyatakan bahwa dirinya mempersilahkan siapapun ceramah yang diundang oleh Pemprov DKI Jakarta termasuk Felix Siauw.

“Intinya begini, kalau Pemprov undang, hargai undangan itu. Hargai saja kemudian,” kata Anies di Jakarta, Rabu (26/6).

[NOE]

Temukan kami di Google News.