Inisiatifnews – Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Abdullah Mahmud (AM) Hendropriyono mengingatkan kepada seluruh masyarakat Indonesia agar tidak mudah dipengaruhi oleh ajakan dan seruan melakukan aksi unjuk rasa, apalagi oleh orang-orang yang sakit hati karena kaus kekuasaan.
“Tidak ada sebetulnya alasan untuk mengikuti ajakan-ajakan sesat. Hanya untuk kepentingan orang yang sakit hati, orang kepengin tahta, kepengin harta, kepengin nama, itu orangnya,”kata Hendropriyono dalam sambutannya di Gedung Djoeang 48, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Minggu (19/5/2019).
Hendropriyono kemudian menyinggung soal kudeta sipil. Purnawirawan jenderal itu menegaskan bahwa kudeta sipil tak akan berhasil menggulingkan pemerintahan di Indonesia.
“Saya ingatkan anak-anakku, saudara-saudaraku, tidak ada kudeta sipil yang berhasil di dalam sejarah karena TNI dan Polri tidak di belakangnya,” ujar Hendro.
“Karena tentara dan polisi, semuanya berada pada posisi setia kepada sumpah. Jadi, tidak ada sebetulnya yang harus ditakuti. Tidak ada,” imbuhnya.
Perlu diketahui bahwa pada hari Selasa dan Rabu, para simpatisan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno akan menggelar aksi duduk bersama di depan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU). Bahkan seruan itu digaungkan oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq bin Shihab.
