Sudah Ratusan Yang Meninggal, Masih Ada Yang Tak Menghargai Kerja Penyelenggara Pemilu

Inisiatifnews – Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu geram. Ia heran kepada pihak-pihak yang tidak menghargai kerja penyelenggara pemilu. Padahal mereka ini sudah berkerja keras hingga mengorbankan nyawanya.

“Kok seperti tidak ada penghargaan sama sekali, padahal mereka setengah mati menyelenggarakan pemilu ini,” kata Ryamizard di Semarang, Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

Ryamizard pun berterimakasih kepada seluruh pihak atas pelaksanaan pemilu yang berjalan aman dan damai. Menhan secara khusus memberi hormat kepada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia karena bertugas selama proses pemilu. Para penyelenggara pemilu yang meninggal dunia ini, disebut Ryamizard sebagai pahlawan.

“Tapi ada yang nggak capek-capek menjelek-jelekkan KPU kok sama sekali tidak memberi penghargaan pada mereka yang meninggal,” kecamnya.

Seperti diketahui, data terakhir KPU mencatat, ada 119 petugas KPPS yang meninggal dunia usai menggelar pemungutan suara 17 April 2019. Total petugas KPPS yang meninggal dan sakit sejumlah 667 orang per pukul 16.30 WIB, Selasa (23/04/2019).

“Datanya bertambah, 119 meninggal dunia, 548 sakit, tersebar di 25 provinsi,” ujar komisioner KPU Viryan Aziz di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa lalu. (FMV)