Inisiatifnews – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD sangat demokratis. Buktinya, ia tidak mendikte keluarganya untuk memilih capres-cawapres serta caleg tertentu.
Hal itu disampaikan Mahfud di TPS 105 Sambilegi Lor, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta, Rabu (17/04/2019).
Mahfud tiba di TPS sekitar pukul 09.15 WIB bersama dengan isterinya, serta dua anak laki-lakinya dan dua cucunya.
Sementara putri perempuan Mahfud, nyoblos belakangan karena tidak menerima C6 alias undangan untuk mencoblos.
Mahfud yang memakai batik coklat ini menempati bilik suara nomor satu, di bilik nomor dua anak laki-lakinya, ketiga isteri Mahfud dan bilik keempat anak laki-lakinya. Setelah mencoblos, Mahfud kemudian memasukkan lima surat suara ke dalam kotak diikuti isteri dan anaknya.
“Saya kumpulkan anak-anak, saya punya anak lima, ada satu yang di Surabaya, dia nyoblos nanti siang karena surat panggilannya belum ada tetapi dia punya KTP daerah sini. Sehingga kami yang ada surat undangannya nyoblos duluan,” kata Mahfud menggandeng dua cucunya.
Mahfud mengaku sempat berkumpul terlebih dahulu dengan keluarga. Mereka meminta saran kepadanya harus memilih siapa.
“Saya briefing dulu, mereka bertanya mau pilih siapa, DPR, DPRD, DPD. Tapi saya bilang saya tidak mau tahu, ini pemilu, demokrasi, silakan pilih sendiri-sendiri. Semua bebas memilih,” ungkapnya.
Setelah mencoblos, Mahfud pun jalan-jalan bersama keluarganya. Katanya, ingin menikmati suasana jalan yang lenggang di Yogyakarta. (FM)
