Inisiatifnews – Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi, Andre Rosiade tak bersedia berkomentar terlebih jauh terkait dengan status Ustadz Abdul Somad (UAS) sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Agama RI.
“Saya tidak bisa mengomentari statusnya UAS sebagai ASN. Karena saya tidak tahu,” kata Andre kepada wartawan di Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4/2019).
Pertentangan ini muncul karena dinilai ustadz kondang tersebut berpihak secara politik dan memberikan dukungan politik kepada paslon Capres dan Cawapres tertentu, sementara dirinya adalah seorang pegawai negara yang sudah seharusnya netral dalam urusan politik.
Pun demikian, politisi Partai Gerindra ini menegakan meskipun sebagai ASN tidak bisa berpolitik, namun UAS boleh menentukan pilihan politiknya itu secara individual warga negara Indonesia.
“Tapi yang pasti yang perlu diketahui UAS sebagai warga negara berhak menentukan pilihan. Jangan sampai orang ditakut-takuti dan dihalang-halangi mengungkapkan pilihan. Itu penting itu,” tegasnya.
Andre pun juga menyinggung adanya kepala daerah yang menyatakan dukungannya kepada Capres dan Cawapres nomor urut 01 Jokowi-Maruf. Jika kepala daerah itu bisa mendeklarasikan dukungan politik mengapa soal UAS dilarang.
“Enggak. Saya rasa tidak masalah (UAS berikan dukungan politik). Kepala daerah yang di UU boleh kok dukung. Udah lah, bilang sama 01 itu, kepala daerah dia boleh. Kok orang lain diributin,” tutupnya.
