Inisiatifnews – Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Tubagus Ace Hasan Syadzily mengingatkan agar Habib Muhammad Rizieq Shihab tidak asal menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Yakni dimana Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut menyebutkan bahwa para elite partai politik pendukung Jokowi-Maruf telah melakukan komunikasi dengan para ketua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Arab Saud agar memenangkan Jokowi di Pilpres 2019.
“Kalau Habib Rizieq hanya mendapat informasi dari orang lain, apakah sudah dilakukan tabayyun atau belum. Setiap infor itu harus dipastikan kebenarannya,” kata Ace kepada wartawan, Selasa (2/4/2019).
Ia menilai bahwa menjelang detik-detik proses pencoblosan di PIlpres 2019, banyak sekali informasi yang bertebaran. Bahkan informasi-informasi tersebut kata Ace juga banyak yang belum terklarifikasi sehingga membutuhkan fact checking agar tidak muncul fitnah yang bergerak secara masif.
“Menjelang pencoblosan itu banyak info yang berseliweran yang belum tentu benar,” terangnya.
Politisi Partai Golkar ini pun mengingatkan kepada Habib Rizieq agar tidak mudah menyebar fitnah. Apalagi saat ini mertua dari Habib Hanif Al Attas ini berada di tanah suci sehingga seharusnya lebih memilih menebarkan kesejukan.
“Ingat, Habib Rizieq kan sedang di tanah suci. Tebarkan kesejukan. Kita harus memiliki komitmen bahwa pemilu itu harus kita sambut dengan kedamaian. Jangan selalu memprovokasi umat,” tutur Ace.
Jika memang informasi itu benar adanya, Ace pun meminta agar Habib Rizieq melaporkan saja kepada pihak yang berwenang agar peristiwa yang disebutkan telah melakukan bagi-bagi uang itu bisa diproses. Apalagi saat ini proses pencoblosan pun belum digelar.
“Lebih baik laporkan saja ke pihak yang berwenang. Siapa pihak yang mengiming-imingi uang itu? Kan proses pemungutan suaranya saja belum dimulai,” tegasnya.
Perlu diketahui bahwa Habib Rizieq menyebutkan bahwa ada ketua TPS yang ada di Arab Saudi yang dihubungi oleh elite partai politik pendukung Capres petahana.
“Bahkan belakangan ini kita juga mendapatkan informasi yang sangat-sangat memprihatinkan, di mana ada beberapa ketua TPS di kota-kota kecil di Saudi Arabia, seperti di Qasim, kemudian juga di Abha, Jizan, dan lain sebagainya, di mana di antara mereka ada yang ditelepon oleh beberapa pimpinan dari partai pengusung Jokowi,” kata Habib Rizieq dalam video yang dirilis oleh Front TV.
Kata Habib Rizieq, beberapa ketua TPS tersebut ditawari sejumlah uang dan fasilitas jika bersedia mengamankan suara Jokowi-Maruf di tanah suci itu.
“Mereka ditawarkan sejumlah uang, sejumlah fasilitas, dengan syarat kalau mereka mau melakukan apa yang mereka minta, yaitu seluruh kertas suara yang diperuntukkan bagi WNI yang ada di kota-kota kecil di Saudi Arabia semua ditusuk, dicoblos hanya untuk Jokowi,” imbuhnya.
[RED]
