Jaringan Teroris JAD Lampung, Sibolga, dan Klaten Terungkap

densus 88
Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Inisiatifnews – Polisi Republik Indonesia (Polri) menyatakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dari Lampung-Sibolga-Klaten, terungkap berkat penangkapan yang dilakukan terhadap RIN alias Putra Syuhada di Lampung.

Usai dilakukan pemeriksaan terhadap RIN, diperoleh informasi soal bom yang dikuasainya berasal dari Abu Hamzah yang sebelummya berhasil ditangkap di Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (12/3/2019),

Bacaan Lainnya

“Di Lampung ada kejadian, di situ didapatkanlah keterangan saksi maupun tersangkanya. Dari pengembangan ditemukanlah barang dari Sibolga. Dari sini dilakukanlah pengembangan terhadap kasus,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (26/3/2019).

RIN alias Putra Syuhada ditangkap di rumahnya, Panengahan, Kedaton, Bandar Lampung pada Sabtu (9/3/2019). Penangkapan itu disebut dilakukan usai orang tuanya melapor ke kepolisian setempat tentang anaknya yang dinilai sudah terpapar paham radikal.

Syahar menyebut hingga kini sudah ada 10 terduga teroris kelompok Abu Hamzah yang diamankan, termasuk RIN alias Putra Syuhada. Syahar juga menegaskan polisi tak akan berhenti melakukan pengembangan terhadap jaringan teroris Abu Hamzah.

“Total dari pengembangan kasus teror yang di Lampung, ada 10 tersangka. Tentunya ini masih dikembangkan lagi oleh Densus. Tentang keterkaitan masing-masing, tentunya Densus juga punya data perkembangan dari situ. Sekarang Densus masih kerja juga di lapangan untuk mengembangkan kasus ini,” terang Syahar.

Pengungkapan kelompok teroris Abu Hamzah terjadi pertengahan bulan ini. Polisi menyebut Abu Hamzah ditokohkan di kelompok JAD.

Dari penangkapan itu terkuak sejumlah fakta, di antaranya Abu Hamzah merekrut perempuan untuk dijadikan anggota sekaligus istri mudanya. Terungkap juga Abu Hamzah menyimpan ratusan kg bahan peledak, baik yang belum dirakit menjadi bom maupun yang sudah siap diledakkan. [SA]

Temukan kami di Google News.