Rektor Dorong Unikarta Tangkap Peluang Positif di Pembangunan IKN Nusantara

Prof Ince Raden
Rektor Universitas Kutai Kartanegara, Prof Ince Raden

KUKAR, Inisiatifnews.com – Rektor Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) Prof. Ince Raden menyambut baik pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim).

Bahkan ia juga menegaskan siap dan bertekad untuk mensukseskan pembangunan proyek pemindahan IKN dari DKI Jakarta ke tanah Borneo itu.

Bacaan Lainnya

“Penetapan PPU dan Kukar sebagai kawasan IKN Nusantara, harus disikapi secara cerdas oleh segenap civitas Unikarta,” kata Prof Ince dalam keterangannya yang diterima wartawan, Selasa (14/6).

Kemudian, ia juga berpesan kepada para civitas akademika Unikarta agar bisa ikut berperan aktif dalam pembangunan IKN tersebut.

“Mendorong unsur kreatifitas mahasiswa untuk menangkap peluang pasar, seiring mulai dibangunnya sarana dan prasarana pusat pemerintahan IKN Nusantara,” ujarnya.

Untuk itu, ia mengatakan bahwa mahasiswa Fakultas Pertanian Unikarta berhasil menggelar produk karya mereka berupa gelaran kain batik ekoprint, yang unsurnya berbasis dari bahan dasar warna alami ekologi tanaman dan daun-daun asli Kalimantan.

“Produk karya mahasiswa ini merupakan bagian kurikulum mata pelajaran Fakultas Pertanian Unikarta dengan praktek lapangan. Batik ekoprint ini diharapkan bisa menjadi karya ikonik kampus Unikarta Kukar,” sebutnya.

Oleh sebab itu, kata dia, ide kreatif mahasiswa Fakultas Pertanian Unikarta layak didukung Pemda Kukar dalam upaya peningkatan volume produksi dan pemasarannya.

Gelaran ekoprint batik karya mahasiswa pertanian Unikarta, dinilai sangat relevan dengan konsep pembangunan IKN yang peduli terhadap kearifan lokal.

Kegiatan gelaran ekoprint batik ini selain mengandung nilai unsur kewirausahaan, juga memiliki pesan dalam produk batik ekoprint tersebut yakni tentang nilai ekologis alam sekitar dalam rangka pelestarian lingkungan, lebih khusus adalah dikenalnya identitas tetumbuhan/ tanaman endemi di Kalimantan.

Batik ekoprint tersebut berbahan dasar alami, dimana jenis produk kain batik ekoprint tersebut bisa dijadikan berbagai produk dagang seperti tas, baju, jas, topi, gorden, seprei tempat tidur, sarung bantal dll.

“Tentu semua ini dimaksudkan untuk mendapatkan nilai ekonomis,” ujarnya.

Disisi lain juga mengandung pesan-pesan pelestarian ekologi lingkungan didalamnya. Ini sesuai dengan misi kampus Unikarta sebagai Universitas yang berbasis kewirausahaan, sehingga para alumninya mampu mandiri dan berinovasi dalam menyambut pembangunan IKN.

“Unikarta ini merupakan lembaga pendidikan, harapan kita agar ide kreativitas mahasiswa ini perlu dibantu oleh unsur Dinas Pemerintah Daerah Kukar. Seperti bermitra dengan lembaga Disperindag Disdikpora, DPRD Kabupaten/Provinsi agar hasil karya mahasiswa Unikarta ini bisa terangkat dipermukaan,” paparnya.

“Tentu produk ini belum sempurna, maka perlu ada perhatian dan masukan, serta pelatihan-pelatihan khusus. Agar mahasiswa Unikarta mampu menghasilkan kain batik ekoprint yang berstandar sebagai produk perdagangan berkualitas eksport,” pungkasnya.

Turut hadir pengajar dan mahasiswa civitas kampus Unikarta, serta undangan dari unsur perwakilan pemerintah daerah (Disperindag, Dispora), unsur legislatif (Ely Hartati Rasyid/ PDI- P/Komisi 2 DPRD Propinsi Kaltim) dan Yayasan Unikarta.

Temukan kami di Google News.