Jokowi Bakal “Gigit” Pihak Yang Mau Ganggu Stop Impor

Jokowi
Presiden terpilih 2019-2024, Joko Widodo saat pidato Visi Indonesia di Sentul, Bogor, Jawa Barat. [foto : Istimewa]

Inisiatifnews – Presiden Joko Widodo masih komitmen agar pemerintah Indonesia segera menyudahi dilema impor. Ia masih ingin agar impor tidak menjadi kebiasaan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan di dalam negeri.

“Saya sampaikan, saya tidak mau impor-impor terus. Saya sampaikan di mana-mana, di dalam rapat internal, jangan ada yang coba-coba menghalangi saya dalam menyelesaikan masalah yang tadi,” kata Presiden Joko Widodo di JIEXpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019).

Bacaan Lainnya

Bahkan di hadapan para kader Partai NasDem dalam Kongres Partai yang dipimpin oleh Surta Paloh itu, Presiden Joko Widodo pun menyampaikan bahwa siapapun yang mencoba untuk menghalangi dirinya menyetop impor-impor, maka ia akan memberikan tindakan tegas.

“Saya sampaikan pasti saya akan gigit dengan cara saya,” sambungnya.

Selain itu, Presiden juga sudah memberikan instruksi kepada seluruh jajarannya di kementerian Kabinet Indonesia Maju agar menyisir seluruh persoalan impor dan ekspor secara lebih mendalam. Tujuannya yang pertama agar mengetahui apa yang sebenarnya menjadi persoalan utamanya. Kemudian agar bisa diambil tindakan tepat dan terukur untuk menyudahi impor yang masih menjadi pekerjaan rumahnya itu.

“Apabila ada konsistensi yang terus-menerus, saya yakin penyakit ini akan bisa kita selesaikan dalam waktu tiga sampai empat tahun yang akan datang,” ujar Presiden.

Menurut Presiden Jokowi, hampir semua negara di dunia sedang mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi. Ia menyebut, terdapat negara yang sebelumnya memiliki pertumbuhan ekonomi 9 persen, kini menyentuh angka 6 persen. Kemudian, ada negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi 5 persen, namun kini sudah berada pada angka 0 persen.

“Kita ini patut mensyukuri, alhamdulillah berada di posisi pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen. Jangan kufur nikmat, harus kita syukuri, alhamdulillah,” pungkasnya. []

Temukan kami di Google News.