Presiden Belum Ke Papua, Moeldoko: Ada Urutan-urutannya

Moeldoko
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Maruf Amin, Moeldoko.

Inisiatifnews – Usai serangkaian kerusuhan di Papua dan Papua Barat belakangan ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum berkunjung ke Bumi Cendrawasih. Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko menegaskan, bahwa Presiden memiliki alasan khusus mengapa belum berkunjung ke Papua.

Kata Moeldoko, Presiden hendak menekankan rantai komando dalam menyelesaikan permasalahan di Papua terlebih dahulu.
 
Sejauh ini, Moeldoko menyatakan, Presiden menyerahkan penanganan keamanan di Papua kepada Polri dan TNI yang dikoordinasikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam).
 
“Kan ada urutannya, hierarkinya. Ya tidak? Jadi, makanya di militer ada komandan batalyon, komandan brigade, panglima, ada KSAD, dan Panglima TNI. Kalau langsung Presiden ke sana pekerjaan yang di bawah ngapain?” ungkap Moeldoko di Kantornya, Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (2/9/2019).
 
Moeldoko menyatakan, rantai komando ini memang harus dibangun agar masalah tertangani dengan sitematis. Juga agar seluruh pejabat berpikir keras mengatasi pada tingkatan level masing-masing.
 
Dugaan rasisme terhadap mahasiswa asal Papua di Kota Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu, berbuntut kerusuhan di sejumlah kota di Bumi Cendrawasi sepekan lebih. Antara lain di Manokwari, Sorong, Fakfak, dan Mimika. Yang paling anyar, aksi di Kota Jayapura juga berakhir ricuh pada Kamis (29/8).
 
Aparat gabungan Polisi dan TNI mengevakuasi ribuan peserta aksi unjuk rasa yang sempat menginap Kantor Gubernur Papua, Jumat (30/8). Massa aksi membakar Kantor Telkom, Kantor Pos, dan sebuah SPBU di Jalan Koti, Jayapura. Massa juga membakar Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) yang terletak di Jalan Raya Abepura. (FMM)

Temukan kami di Google News.