Romo Benny Ajak Umat Kristiani Buka Lebar Pintu Maaf Untuk Abdul Somad

Antonius Benny Susetyo
Romo Antonius Benny Susetyo.

Inisiatifnews – Rohaniwan Katolik Romo Antonius Benny Susetyo mengimbau seluruh umat Katolik untuk menahan emosi terkait dengan pernyataan Ustad Abdul Somad dalam sebuah video yang dinilai menyinggung simbol salib Gereja Katolik. Ia mengimbau umat Katolik membuka pintu maaf kepada dai kondang itu.

“Umat Katolik tidak perlu risau dan reaktif terhadap viralnya video tersebut. Ini saatnya menerapkan ajaran Kristus, yakni belas kasih, mengampuni sesama, memberi permaaafan,” kata Romo Benny saat berbincang dengan Inisiatifnews.com di Jakarta Senin (19/08/2019).

Bacaan Lainnya

Namun demikian, Romo Benny memberikan saran kepada Ustad Abdul Somad agar bersedia meminta maaf kepada seluruh pihak dan masyarakat Indonesia.

Selain itu, pemuka agama lain, seluruh pihak hendaknya perlu menyampaikan pernyataan yang membuat tenang di tengah masyarakat di balik polemik yang terjadi itu.

“Hendaknya semua pihak memberi pernyataan yang menenangkan,” imbau rohaniawan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) ini.

Sebelumnya, viral potongan video ceramah Ustad Abdul Somad yang mengatakan bahwa dalam hukum Islam salib adalah tempat bersarangnya jin kafir. Ustad Abdul Somad menyatakan hal ini saat menanggapi pertanyaan salah satu anggota jemaahnya yang menggigil hatinya ketika melihat salib.

Romo Benny menjelaskan, corpus yang disinggung itu merupakan simbol patung tubuh Yesus, yang bagi umat Katolik diyakini sebagai penggenapan nubuat para nabi akan Sang Mesias, pengajaran akan keadilan Allah, pengajaran kasih Allah dan pengingat untuk saling mengasihi.

“Corpus Kristus itu diimani sebagai pengorbanan Kristus dalam pewartaan, wafat, dan kebangkitan Yesus. Pasalnya, tidak mungkin ada kebangkitan Kristus tanpa sengsara dan wafat-Nya disalib. Jadi sekali lagi, saatnya kami menerapkan ajaran Kristus, belas kasih,” kata Romo Benny yang juga Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini. (FMM)

Temukan kami di Google News.