Stok Capai 4,2 Juta Ton, Harga Beras Mulai Turun di Pasaran

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam podcast Terus Terang Mahfud MD di YouTube Mahfud MD Official, Selasa (22/07/2025). Foto: Wahyu Suryana
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam podcast Terus Terang Mahfud MD di YouTube Mahfud MD Official, Selasa (22/07/2025). Foto: Wahyu Suryana

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan capaian sektor pangan nasional di Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Untuk pertama kalinya sejak Indonesia merdeka, stok beras nasional tembus 4,2 juta ton, dan di saat yang sama harga beras di pasar mulai mengalami penurunan.

Bacaan Lainnya

“Ini pertama dalam sejarah Indonesia stoknya 4,2 juta ton selama merdeka. Bulog berdiri tahun 1969, ini pertama dalam sejarah, tidak pernah terjadi. Stok tertinggi, kemudian NTP naik, dan ada yang menarik adalah penyumbang PDB tertinggi pertama, itu jawara adalah pertanian dalam sejarah,” ungkap Amran usai rapat terbatas bersama Prabowo di Istana Negara, Kamis (9/10/2025).

Selain peningkatan stok dan produksi, Amran menyebut harga beras di pasar juga mulai turun.

Berdasarkan data inflasi nasional, bulan September mencatat deflasi beras sebesar 0,13 persen, capaian pertama dalam lima tahun terakhir di masa paceklik.

“Khusus bulan ini, beras terjadi deflasi, yaitu minus 0,13 persen. Lima tahun terakhir, ini pertama di bulan September, di saat paceklik. Itu bisa ditunjukkan datanya, data inflasi minus 0,13 persen,” bangga Amran.

Temukan kami di Google News.