Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Anwar Iskandar menilai, sudah waktunya negara Barat dan Timur kompak mengakhiri kolonialisme Israel di kawasan Timur Tengah, tidak hanya Palestina.
Oleh karena itu saya sangat mendukung rencana Komisi Eropa dan KTT Darurat Arab-Islam yang akan mengambil tindakan tegas terhadap Israel,” ujar Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar, Senin (15/9/2025).
Seperti diketahui, Presiden Komisi Eropa Ursula von Der Leyen dalam sidang Komisi Eropa menegaskan, mereka akan segera mengajukan pemberhentian dukungan bilateral kepada Israel karena kebiadabannya di Gaza sudah melampaui batas kemanusiaan.
Langkah serupa juga akan diambil sejumlah negara Arab dan dunia Islam dalam KTT Darurat, hari ini di Qatar, pasca serangan Israel di Doha. Bahkan, PM Malaysia Anwar Ibrahim dengan tegas meminta seluruh dunia bangkit untuk memberikan perlawanan kepada Israel.
Kiai Anwar berharap, KTT Arab-Dunia Islam menghasilkan keputusan yang bulat untuk memberikan sanksi tegas kepada Israel.
Apalagi ICC (International Criminal Court atau Mahkamah Pidana Internasional) telah menjadikan PM Israel itu sebagai tersangka dan harus ditangkap karena dianggap bertanggung jawab atas kejahatan kemanusiaan di Gaza.
“Dengan menjadikan kelaparan sebagai metode perang, pembunuhan, penganiayaan, dan tindakan biadab lainnya,” harapnya.
Dengan kesamaan sikap dari berbagai lembaga Internasional tersebut, dunia Arab dan Islam harus segera mengambil langkah pro-aktif untuk menggalang dukungan dari berbagai forum global.
Agar bisa menguatkan sekaligus menyatukan seluruh kekuatan, baik di Barat maupun seluruh kawasan Timur Tengah.
“Para pemimpin di Timur Tengah harus menanggalkan egonya masing-masing karena musuh utama mereka sudah berada di depan rumah. Mereka harus bergandengan tangan dengan dunia Barat seperti Komisi Eropa untuk memberikan sanksi tegas kepada Israel,” tandas Kiai Anwar. FM03
