Punya Kesamaan dengan Jokowi Jadi Alasan Prabowo Mau Jadi Menhan

jokowi prabowo
Prabowo Subianto dan Joko Widodo bertemu di MRT usai Pilpres 2019 berakhir.

Kecewa itu manusiawi

Walaupun begitu, Prabowo Subianto pun sempat merasa kecewa karena dua kali kalah dalam kontestasi Pilpres melawan Joko Widodo. Namun itu bukan menjadi persoalan yang lebih penting dibahas, melainkan bagaimana bisa bersama-sama memberikan manfaat kepada upaya kemajuan bangsa dan negara.

Bacaan Lainnya

“Kalau kecewa pasti ada, manusiawi. Tapi ini kan komitmen kita untuk mengabdi untuk merah putih. Saya lihat di lingkungannya (Jokowi) banyak yang nggak setuju meminta saya jadi menteri pertahanan,” ujarnya.

Tidak hanya dari lingkaran Jokowi saja, Prabowo pun mengakui bahwa di lingkarannya pun banyak yang awalnya tidak setuju dengan keputusannya membantu Presiden Joko Widodo di Kabinet Indonesia Maju.

Namun, ia tetap memilih untuk menjelaskan kepada para pengikutnya serta pendukungnya di Pilpres 2019, bahwa rivalitas seharusnya sudah bisa dianulir dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.

“Ya kita harus berani menjelaskan. Saya jelaskan ke pengikut-pengikut saya, saya cerita di partai saya karena banyak penolakan keras juga dari partai saya. Saya juga ceritakan soal Abraham Lincoln. Bahkan saya juga cerita soal Mao Zedong,” paparnya.

https://www.youtube.com/watch?v=lGsp7GCDiDU&t=1159s

Temukan kami di Google News.