Isu Dinasti Tak Terlalu Berpengaruh Pada Gibran di Solo

Gibran
Gibran Rakabuming Raka.

Inisiatifnews.com Direktur eksekutif Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo menyebut, bahwa isu tentang dinasti politik tidak mempengaruhi pencalonan Gibran Rakabuming Raka di Pilwakot Solo 2020.

Hal ini dilihat dari hasil survei yang dilakukan pihaknya dengan rentang waktu 2 – 6 Juni 2020, dari responden yang diambil sebagai data sample sebanyak 440 orang, didapat mayoritas dari mereka memberikan dukungan terhadap pencalonan putra sulung Presiden Joko Widodo dalam kontestasi politik elektoral itu.

Bacaan Lainnya

“Sebanyak 27,5 persen responden mendukung secara penuh pencalonan Gibran. Sedangkan 43,0 persen tidak mendukung ataupun melarang karena mencalonkan adalah hak semua warga negara,” kata Karyono, Selasa (28/7/2020).

Dan ada 8,5 persen dari total responden, menyarankan agar Gibran tidak usah maju di Pilkada 2020. Hal ini dikhawatirkan akan adanya conflic of interest karena saat ini ayahnya masih menjabat secara aktif sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Sementara 8,5 persen memberikan saran kepada Gibran untuk tidak mencalonkan diri, karena dapat menimbulkan konflik kepentingan, dan 21,1 persen responden mengatakan tidak tahu atau tidak jawab,” imbuhnya.

Walaupun demikian, masih dari hasil jejak pendapat yang dilakukan pihaknya, ditemukan ada 55,8 persen responden menyebut bahwa Gibran memiliki sisi kepantasan jika harus maju.

”Tapi ada sebanyak 55,8 persen yang mengatakan Gibran cukup pantas menjadi calon Walikota meskipun Jokowi sedang mejabat Presiden,” ujarnya.

“8,1 persen mengatakan sangat pantas, 3,3 persen mengatakan tidak pantas sama sekali, 14,7 persen mengatakan kurang pantas dan 18,1 persen responden mengatakan tidak tahu atau tidak jawab,” sambungnya.

Sementara jika dilihat dari sisi popularitas, Gibran cenderung disukai banyak orang ketika maju dalam Pilwakot Solo 2020.

“Ketika diuji tingkat kesukaan terhadap rencana Gibran maju dalam kontestasi Pilwakot, 58,1 persen menjawab cukup suka, 12,6 persen menjawab sangat suka, 11,9 persen menjawab kurang suka, 2,1 persen mengatakan tidak suka sama sekali dan 15,3 persen mengatakan tidak tau/tidak jawab,” pungkasnya. [NOE]

Temukan kami di Google News.