Hari Santri Nasional, Ganjar Ajak Sholat Minta Hujan dan Buang Sampah

ganjar pranowo
Dokumen milik Humas Pemprov Jateng.

Inisiatifnews – Hari ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sedang menggelar perayaan Hari Santri Nasional yang digelar setiap tanggal 22 Oktober. Berbagai kegiatan dilakukan untuk memeriahkan peringatan harinya para santri di seluruh Indonesia itu.

Menariknya, Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jawa Tengah ada di tengah-tengah kegiatan tersebut. Bahkan di dalam kegiatan itu pula, disisipi acara sholat istisqa alias sholat meminta agar Tuhan menurunkan hujan di Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

“Setelah upaya fisik, kita juga melakukan upaya batin, spiritual,” kata Gubernur Ganjar di Alun-alun Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Selasa (22/10/2019).

Perlu diketahui, bahwa memang Jawa Tengah sedang dilanda kekeringan. Bahkan menurut catatan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, setidaknya ada sebanyak 1.201 daerah yang terkena dampak kekeringan itu.

Data terbaru BPBD ini mencatat, total bantuan air dari BPBD kabupaten-kota maupun provinsi dan sejumlah pihak lain yakni mencapai 21.557 tangki atau 101.740.800 liter air.

Droping air bersih yang paling banyak diberikan yakni ke Kabupaten Purbalingga, total 2.738 tangki atau 12.096.000 liter air.

Kemudian, disusul Kabupaten Sragen dengan bantuan air bersih mencapai 10.340.000 liter atau 1.962 tangki air.

Sudaryanto selaku Kepala BPBD Jawa Tengah, memprediksi hujan akan mengguyur Jawa Tengah secara merata pada akhir Oktober 2019.

Saat ini, hujan sudah turun di beberapa wilayah, namun berfrekuensi kecil.

“Sesuai prediksi BMKG, hujan turun merata pada akhir Oktober 2019,” jelasnya.

Selain melakukan sholat meminta hujan, Ganjar Pranowo bersama dengan wakilnya yakni Taj Yasin Maimoen juga mengajak para santri untuk menjaga kebersihan dengan cara membuang sampah pada tempatnya.

“Mari bersama menjaga kebersihan lingkungan, taruhlah sampah-sampah di tempatnya,” ujar Ganjar. []