Heboh Soal Enzo Zenz Allie, BIN: Semua Saling Mengingatkan

Wawan Hari Purwanto
Jubir Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Hari Purwanto.

Inisiatifnews – Juru Bicara Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Hari Purwanto menilai bahwa banyak kalangan yang mencoba mengingatkan agar institusi negara tidak terpapar dengan paham radikalisme dan paham yang bertentangan dengan dasar negara yakni Pancasila dan UUD 1945.

Hal ini disampaikan Wawan untuk menyikapi polemik tentang salah seorang perwira taruna TNI AD, Enzo Zenz Allie, WNI kebangsaan Perancis itu tengah disebut-sebut memiliki afiliasi dengan ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang telah dibubarkan oleh negara karena mengusung paham Khilafah untuk mengganti Pancasila.

Bacaan Lainnya

“Begini, kita tidak melihat apa hal ini sebagai kecolongan atau pun demikian. Tapi intinya adalah semua saling mengingatkan karena pemikiran-pemikiran yang ada tentu muncul dari seleksi itu kan juga hampir 9 kali tes, masing-masing lolos,” kata Wawan kepada wartawan di d’Consulate Resto & Lounge, Jakarta Pusat, Sabtu (10/8/2019).

Wawan mengatakan isu yang beredar menyebut Enzo terpapar radikalisme setelah Enzo dinyatakan lolos jadi taruna. Kemudian beredar video percakapan dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Sehingga menarik perhatian orang banyak.

“Hanya memang orang lantas setelah melihat, viral di medsos lihat ada wawancara dengan panglima terus ada keingintahuan orang seperti itu, ini persoalan yang berbeda,” kata Wawan.

Namun, kata Wawan, Enzo telah menempuh prosedur seleksi menjadi taruna. Disebut Wawan, seleksi itu harus menempuh sembilan tahap.

“Tapi secara prinsip dia lolos dalam seleksi yang ada, termasuk dalam wawancara, mental ideologi, fisik, jasmani, kesehatan jiwa, psokotes dan lain-lain dia lolos,” katanya.

Temukan kami di Google News.