ProDem Nilai Capim KPK Punya Komitmen Berantas Korupsi, Bukan Sebaliknya

gedung kpk
Gedung KPK di Setiabudi, Jakarta Selatan.

Inisiatifnews – Proses seleksi Calon Pimpinan KPK saat ini telah memasuki tahapan Tes Psikologi dan Profile Assessment, banyak kalangan yang menyoroti kinerja Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK dengan memberikan masukan dan kritik.

Salah satunya adalah Wasekjend ProDEM bidang Polhukam Agus Rihat P. Manalu yang mengatakan bahwa persoalan penegakan hukum terkait komitmen pemberantasan korupsi kedepan nantinya sangat tergantung dari seleksi Capim KPK yang sedang dilaksanakan oleh Pansel Capim KPK saat ini.

Bacaan Lainnya

“Rakyat saat ini sedang menggantungkan harapannya kepada Pansel Capim KPK dalam melaksanakan tugas untuk menghasilkan Pimpinan KPK yang berintegritas dan berkomitmen dalam hal pemberantasan korupsi kedepan. Untuk alasan tersebut mestinya Pansel Capim KPK pun harus memiliki komitmen dan frekwensi yang sama dalam hal penegakan hukum pemberantasan korupsi,dan harusnya jangan ada motif lain dalam Pansel Capim KPK,” kata Agus melalui siaran persnya, Jakarta, Sabtu (10/8/2019).

Bagi dia Pansel Capim KPK harus waspada tingkat tinggi, guna mencegah jangan sampai Pimpinan KPK hasil seleksi nanti terkontaminasi virus koruptor yang akan tebang pilih dalam pemberantasan korupsi sesuai dengan pesanan dan kepentingan politik para koruptor.

“Untuk itu harus dimulai sejak awal diproses pelaksanaan seleksi, Pansel Capim KPK sudah harus terbuka kepada publik khususnya tentang LHKPN dan menyampaikan kepada masyarakat secara terbuka tentang penilaian terhadap para kandidat Capim KPK sehingga publik akan tahu kenapa yang bersangkutan lolos atau tidak lolos dalam setiap tahapan proses seleksi,” jelas dia.

Agus menilai adanya kejanggalan tentang tidak lolosnya Saut Situmorang yang saat ini menjadi Wakil Ketua di KPK dalam proses seleksi Capim KPK, mestinya Pansel KPK meninjau ulang keputusan tersebut dan secara terbuka menjawab keingintahuan pubilk alasan apa yang menyebabkan Saut Situmorang tidak lolos seleksi.

Lebih lanjut Agus mengatakan masyarakat semua paham integritas dan komitmen Saut Situmorang dalam hal pemberantasan korupsi.

“Dia sangat tegas dan berani tanpa tebang pilih dalam mengungkap perkara-perkara yang diduga melibatkan korporasi besar yang memiliki kedekatan dengan penguasa, membongkar praktik-praktik jual beli jabatan diinstansi pemerintah sampai ke daerah, kasus BLBI dan masih banyak lagi yang saat ini sedang dalam proses penyidikan dan penanganan KPK. Sangat disayangkan bila nantinya beliau tidak lagi berada di KPK dan kemudian pekerjaan rumah KPK tersebut menjadi terhenti,” tandas dia. []

Temukan kami di Google News.