Petugas Ngaku Peti Jenazah Sutopo Ringan

Jenazah Sutopo
Peti jenazah almarhum Sutopo Purwo Nugroho di rumah duka di Depok. [foto : istimewa]

Inisiatifnews – Salah satu petugas pengangkat peti jenazah almarhum Sutopo Purwo Nugroho, Afresia mengaku aneh saat mengangkat peti dari mobil ambulance menuju rumah duka di Perumahan Raffles Hills Blok I6 Kelurahan Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat.

Afresia mengaku saat dirinya menggotong peti jenazah tersebut ternyata sangat ringan. Bahkan kondisi ini diakuinya tidak seperti biasanya ketika dirinya mengangkat peti yang ada jenazah di dalamnya.

Bacaan Lainnya

“Gak berat, enteng banget itu peti jenazahnya. Gak biasanya angkat peti yang ada isinya,” kata Afresia kepada wartawan di Depok, Senin (8/7/2019).

Sementara saat ditanya terkait dengan meninggalnya Sutopo, ia mengaku sangat kehilangan.

“Saya sendiri sangat merasa kehilangan. Beliau merupakan suri tauladan yang sangat baik semasa hidup hingga akhir hayatnya,” kenangnya.

Sutopo adalah Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB yang tak kenal rasa sakit sepanjang menjalankan tugas sebagai informan kebencanaan di Indonesia. Bahkan penyakit kanker paru yang dideritanya sejak tahun 2017 lalu tak membuatnya absen dalam memberikan informasi kepada publik, baik secara resmi melalui press conference yang digelar di kantornya maupun melalui akun twitter pribadinya.

Bahkan ia pernah tetap datang ke kantor untuk menyampaikan informasi bencana secara langsung kepada wartawan dalam kodisi dirinya baru saja usai menjalani kemoterapi. Bahkan termasuk saat dirinya harus berbaring di atas tempat tidur Rumah Sakit dengan jarum infus masih tertancap di tangannya, Sutopo masih terus menjalankan tugasnya.

Kondisi ini yang membuat ia diganjar dengan berbagai penghargaan dari beberapa lembaga termasuk media massa, baik televisi maupun majalah.

Presiden kelima Indonesia Megawati Soekarnoputri pun menyebut Sutopo sebagai Pahlawan Sosial Kemanusiaan. Begitu juga dengan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo akan mengganjar Sutopo sebagai Pahlawan Kemanusiaan di lembaganya.

Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia usai menjalani perawatan medis terhadap kanker paru stadium IV di Rumah Sakit St. Stamford Modern Cancer Hospital, Guangzhou, China pada pukul 02.20 waktu setempat.

Saat ini, jenazah almarhum Sutopo Purwo Nugroho sudah diterbangkan dari kediamannya di Perumahan Raffles Hills, Cimanggis, Depok, Jawa Barat menuju RT 007/RW 009, Siswodipuran, Boyolali, Jawa Tengah untuk dikebumikan di tanah kelahirannya itu.

[IBN]