Kiyai Maruf Nilai Rekonsiliasi Perlu untuk Satukan Rakyat Kembali

Maruf Amin
Istimewa

Inisiatifnews – Calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH Maruf Amin menilai bahwa persoalan kebangsaan harus diutamakan di atas kepentingan pribadi dan kelompok. Apalagi polarisasi di kalangan masyarakat sudah sangat tebal jaraknya sehingga penyatuan bangsa harus segera dilakukan.

“Keutuhan bangsa harus kita utamakan daripada kepentingan individu atau kelompok. Semua telah selesai. Mari kita menyatu kembali dan melakukan rekonsiliasi,” kata Kiyai Maruf saat berkunjung ke kantor PBNU, Jalan Kramat Raya Nomor 164, Kenari, Senen, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019).

Bacaan Lainnya

Sementara untuk urusan menang dan kalah di Pemilu 2019, mantan Rais Aam PBNU itu meminta agar semua pihak menunggu dan menghormati hasil dari KPU sebagai lembaga yang diberikan mandat oleh Undang-undang untuk menjalankan proses pemilu.

“Dalam memilih pemimpin yang terbaik, kita sudah sepakat menyerahkan itu kepada rakyat. Karena itu, sebaiknya kita semua menerima hasil pilihan yang diberikan rakyat, dan nanti yang menentukan, yang menghitung jumlahnya, itu lembaga yang memang diberi mandat untuk itu,” tegasnya.

Kemudian, Kiyai Maruf juga menyampaikan rasa syukurnya atas kemenangan sementara di Pilpres, dimana dirinya dan Jokowi telah unggul berdasarkan hasil quick count atau perhitungan cepat dari beberapa lembaga survei yang kredibel.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin larut dalam euforia kemenangan versi quick count tersebut, karena hasil akhir dari kemenangan adalah berdasarkan hasil real count dalam rekapitulasi suara manual oleh KPU.

Maka dari itu, ia pun meminta semua pihak untuk tidak terlalu cepat menyebut dirinya sebagai Wakil Presiden, karena hasil akhir belum resmi keluar.

“Puji syukur karena quick count (hitung cepat) kebetulan memenangkan Pak Jokowi dan saya. Tapi, baru di quick count, belum di real count (hitung manual). Karena itu, jangan dipanggil wapres dulu. Jangan dulu. Tahan dulu karena belum ditetapkan KPU. Mudah-mudahan real count (menang), Amin,” tutupnya.

[NOE]

Temukan kami di Google News.