Inisiatifnews – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 KH. Ma’ruf Amin mengajak masyarakat tetap tenang serta tidak terpancing kegaduhan akibat hoax dan fitnah selama proses Pilpres 2019.
Diingatkan Kiai Ma’ruf, Pilpres 2019 bukan perang, tetapi gelaran untuk mencari pemimpin terbaik. “Inginnya kita itu, Pilpres berjalan secara baik dan jujur. Pilpres bukan perang, tapi mencari pemimpin yang terbaik. Pilpres tak boleh merusak keutuhan bangsa,” ujar Kiai Ma’ruf saat menerima komunitas artis dan deklarasi antihoax di Jalan Situbondo, Jakarta Pusat, Jumat (08/03/2019).
Kiai Ma’ruf meminta seluruh anak bangsa menghormarti pilihan politik masing-masing. Perbedaan adalah fitrah juga lumrah. “Kita ini bersaudara satu sama lain meskipun beda pilihan. Tidak boleh membuat kita terpecah, apalagi sampai bermusuhan,” imbau alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur ini.
Kiai Ma’ruf mengapresiasi upaya artis dan generasi milenial memerangi hoax dan fitnah. Selain itu, dia juga berbicara tentang alasan penolakan HTI. Menurutnya, HTI tertolak masuk Indonesia karena mengusung sistem yang tak sesuai dengan kesepakatan bersama. “Dia bawa khilafah yang menyalahi kesepakatan. Maka otomatis tertolak. Bahasa agamanya menyalahi kesepakatan,” tandasnya. (FMB)
